Jumat, 26 April 2013
Kematian
Kita sebagai khalifah muslim tidak akan pernah tau. Kapan semua berakhir sementara ? Berakhir di dunia dan melanjutkan kehidupan di Alam lain.. Iya, seperti berita wafat baru-baru ini, Jumat, 26 April 2013 waktu 2 dini hari, salah seorang Ustadz fenomenal di Indonesia, yang famous karena ke-gaulannya dalam berpakaian, suara khasnya dalam berdakwah, dan lagu-lagu Islami yg beliau ciptakan kini menjadi memory dan harus meninggalkan seorang istri cantik dan keempat anak yg masih lumayan kecil.. Akibat kecelakaan tunggal yg dialami di Pondok Indah, Jakarta, ustadz yg kerap disapa 'uje' ini menabrak trotoal jalan dan membentur ke pohon yg membuat tangan dan kepala beliau mengalami luka yg cukup parah. Sudah seminggu uje' sering sakit kepala dan mungkin salah satu alasan mengapa tabrakan ini bisa terjadi karena sakit tadi. Poin penting dari postingan ini, kita tidak akan pernah tau, kapan dan bagaimana kita akan di jemput oleh Allah SWT. Itu sudah menjadi rahasia dan suratan Allah SWT. Dan kita sebagai khalifahnya tadi hanya mampu berdoa dan menjalani tiket menuju surga yaitu 5 rukun Islam, seperti yg uje' katakan di posting twitter beliau terakhir.
Ke-hidup-an
Pada dasarnya kehidupan seseorang sebenarnya sama.. Yap, sama dimata Allah SWT, tidak ada kaya-miskin, jelek-cakep, maupun tua-muda.. Di mata Allah SWT mereka semua sama, sama sebagai khalifah yg dititip di dunia untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya bekal menuju surga atau neraka...
Tapi terkadang, sebagai khalifah normal yang memiliki rasa 'iri' atau semacamnya akan sempat berpikir, kenapa kehidupan ku seperti ini ? Kenapa mereka bisa memiliki lebih sedangkan aku tidak ?
Di lain sisi, pasti terbersit pemikiran, mungkin ini yg terbaik untukku dan keluargaku, dan suatu saat akulah yang membuat hal yg awalnya impossible to possible. Sesuatu yg kt percaya akan terjadi, maka pasti akan menjadi kenangan tersendiri.
Untuk menjadi khalifah yg memiliki tiket menuju dua tempat tadi itu amat sangatlah susah.. Banyaknya godaan-godaan disekitar yg membuat hati nurani gampang goyah.. Aku akui menjadi khalifah sesungguhnya tidak mudah, tapi Alhamdulillah sampai detik ini aku masih selalu berdoa dan memohon kepadanya walau memang aku belum termasuk orang-orang yg beriman selalu mengerjakan perintah-Nya. Shalat, ya shalat.. 10 menit untuk berdialog pada-Nya, memohon, bertobat dan mengadu.. Segala hal yg menyandung hati, hanya Allah SWT yg mampu membereskan segala macam bentuk masalah yg ada. Dan aku selalu mengingat perkataan seseorang bahwa 'Allah tidak akan memberikan mu cobaan melebihi batas kemampuanmu'. Dan mulai sejak itu aku selalu berpikiran positif dan berpaku bahwa semua yg terjadi pasti akan dilalui dan dilewati dengan berjalannya waktu dan keihklasan menjalani segala cobaan itu.
Allah SWT itu Maha Adil dan Maha segala-galanya. Mungkin saat ini aku tidak mampu merasakan kebahagian yg aku inginkan seperti orang lain, tapi mungkin saja nanti aku sendiri yg mampu membuat segalanya menjadi nyata... :)))))
Tapi terkadang, sebagai khalifah normal yang memiliki rasa 'iri' atau semacamnya akan sempat berpikir, kenapa kehidupan ku seperti ini ? Kenapa mereka bisa memiliki lebih sedangkan aku tidak ?
Di lain sisi, pasti terbersit pemikiran, mungkin ini yg terbaik untukku dan keluargaku, dan suatu saat akulah yang membuat hal yg awalnya impossible to possible. Sesuatu yg kt percaya akan terjadi, maka pasti akan menjadi kenangan tersendiri.
Untuk menjadi khalifah yg memiliki tiket menuju dua tempat tadi itu amat sangatlah susah.. Banyaknya godaan-godaan disekitar yg membuat hati nurani gampang goyah.. Aku akui menjadi khalifah sesungguhnya tidak mudah, tapi Alhamdulillah sampai detik ini aku masih selalu berdoa dan memohon kepadanya walau memang aku belum termasuk orang-orang yg beriman selalu mengerjakan perintah-Nya. Shalat, ya shalat.. 10 menit untuk berdialog pada-Nya, memohon, bertobat dan mengadu.. Segala hal yg menyandung hati, hanya Allah SWT yg mampu membereskan segala macam bentuk masalah yg ada. Dan aku selalu mengingat perkataan seseorang bahwa 'Allah tidak akan memberikan mu cobaan melebihi batas kemampuanmu'. Dan mulai sejak itu aku selalu berpikiran positif dan berpaku bahwa semua yg terjadi pasti akan dilalui dan dilewati dengan berjalannya waktu dan keihklasan menjalani segala cobaan itu.
Allah SWT itu Maha Adil dan Maha segala-galanya. Mungkin saat ini aku tidak mampu merasakan kebahagian yg aku inginkan seperti orang lain, tapi mungkin saja nanti aku sendiri yg mampu membuat segalanya menjadi nyata... :)))))
Kamis, 04 April 2013
When the time came and you must in down position
Hidup tidak selamanya akan berada di atas, yah seperti tittle tulisan ini. Ketika waktu datang dan mengharuskan kita berada di posisi bawah. Hidup bagaikan ombak di pantai, terkadang datar, keras dan lembut. Begitu juga dengan alur kehidupan ini. Semua perlu cerita. Cerita senang, sedih, ataupun menyakitkan. Dan sekarang gue lagi merasakan benar-benar bagaimana gue di uji. H-11 yaap, sebentar lagi gue akan berhadapan dengan UN 2013 tahun ini. Tepatnya 15 April 2013. Tadaaaaaa siap tidak siap, toh siapa yang akan menunggu kapan gue bakal siap. Terlebih lagi di kehidupan gue sekarang, gue mendapatkan ujian yang sangat besar, mungkin ini hanyalah hal biasa bagi orang lain. Tapi bagi gue engga, engga sama sekali. Masalah ini timbul dari pribadi gue sendiri, yap masalah pacaran. Mungkin gue satu dari beberapa orang bego yang terpuruk karena cinta. Tapi gue ga bisa bohong kalau sekarang gue lagi ngerasain gimana gue harus berusaha mendapatkan hati dia lagi. Kasarnya gue diputusin. Tragis dan ironis. Ketakutan yang selalu menghantui hari-hari gue. Jangan sampai gue putus dan see sekarang waktunya tiba. Gue bener-bener putus. Tapi hati gue yang paling dalam gue yakin bakalan back, iya back seperti awal gue pacaran sama dia. Gue yakin 100%. Dan akibat kegalauan ini gue udah buat mobil gue rusak...... Kegores tiang pagar..... Sebelum nabrak tadi gue sempet jatoh di tangga, perasaan gue sempat takut, takut gue kenapa-kenapa nantinya. Dan see ternyata gue bikin mobil gue kegores parah..... Gue takut, gue kacau, gue galau, dan gue sempat berfikir buat lari dari semua ujian ini. Gue ga tahan. Ga tahan nangis, ga tahan gini terus. Sumpah engga! Mana di rumah gue lagi panas-panasnya... Selalu emosi, marah sana-sini... Ga harmonis.... Gue benci! Sampai detik ini gue ga tau mesti ngapain.. Ga tau! Gue down-sedown-downnya..... Gue cuman bisa berharap sama yang di atas, semoga ujian ini bisa cepat selesai dan berbuahkan manis... Semoga aja! O:")
Langganan:
Postingan (Atom)